
Bupati Kabupaten Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., meresmikan Tugu Salib di Mohi, Distrik Welarek, Kabupaten Yalimo, dalam rangka memperingati Yubelium 50 Tahun Emas Pekabaran Injil pada Selasa, 15 November 2022. Peresmian tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Welarek sebagai ungkapan syukur atas perjalanan pelayanan Injil selama lima dekade. Acara berlangsung dengan penuh sukacita dan dihadiri oleh pemerintah daerah, tokoh gereja, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaat dari berbagai wilayah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Badan Pengurus Sinode Wilayah X yang dipimpin Pdt. Yudas Meage, S.Th., Ketua Klasis Yalimo Elelim Pdt. Yahya Walianggen, S.Th., Penginjil Pertama Bapak Matius Kepno, Ketua DPRD Yalimo Markus Walilo, S.AP., unsur TNI/Polri, serta para tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemimpin gereja dan pemerintah mencerminkan eratnya sinergi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan beriman. Momentum tersebut menjadi simbol kebersamaan antara gereja, pemerintah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Yalimo.

Perayaan Yubelium 50 Tahun Emas Pekabaran Injil mengusung tema “Kasih Kristus Mengarahkan Kemandirian Gereja Mewujudkan Perdamaian dan Kesejahteraan.” Sementara itu, subtema yang diangkat adalah “Melalui 50 Tahun Emas kita bersama-sama menata pelayanan menuju kedewasaan iman yang mandiri dan misioner.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa gereja memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, mandiri, dan penuh kasih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Ketua Klasis Yalimo Elelim, Pdt. Yahya Walianggen, S.Th. Dalam khotbahnya, ia menegaskan bahwa Injil telah membawa terang bagi umat manusia yang sebelumnya hidup dalam kegelapan. Ia mengajak seluruh jemaat untuk tetap berpegang teguh kepada Firman Tuhan serta menjaga iman hingga kedatangan Kristus kembali.

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan Api Obor dari Penginjil Pertama, Bapak Matius Kepno, kepada Badan Pengurus Sinode Wilayah X dan Ketua Klasis Yalimo Elelim. Selanjutnya, Bupati Yalimo, Wakil Bupati, Ketua DPRD, serta para pendeta bersama-sama menyalakan api obor sebagai lambang semangat pekabaran Injil yang terus menyala. Peresmian Tugu Salib kemudian ditandai dengan pengguntingan pita yang disaksikan langsung oleh masyarakat dan seluruh tamu undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh jemaat yang telah bergotong royong membangun Tugu Salib di Mohi Welarek. Menurutnya, kehadiran Injil selama lima puluh tahun telah membawa damai, persatuan, dan perubahan bagi masyarakat Yalimo, khususnya wilayah Welarek, mulai dari Salema, Seherek, Werenggik, Mabualem hingga Mohi. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk terus bekerja sama dengan gereja dalam membangun masyarakat yang sejahtera, aman, dan berlandaskan nilai-nilai iman.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Nahor Nekwek menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berupaya membuka akses jalan agar Distrik Welarek dapat dijangkau dengan kendaraan roda empat demi mempercepat pembangunan daerah. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan gereja, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan dana kepada panitia untuk menunjang pelayanan dan misi pekabaran Injil di wilayah Mohi Welarek. Ketua DPRD Kabupaten Yalimo, Markus Walilo, S.AP., turut menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kerja sama antara pemerintah dan gereja dalam membangun Kabupaten Yalimo yang damai, maju, dan sejahtera. ( Adrian Indra )







