Kinerja Cemerlang 1 Tahun Kepemimpinan NARYAN di Kabupaten Yalimo (April 2025 – April 2026), Kegiatan 5.
Bupati Kabupaten Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., mengusulkan pembangunan jembatan timbang di Distrik Benawa sebagai langkah strategis untuk melindungi ruas Jalan Trans Jayapura–Wamena dari kerusakan akibat kendaraan yang membawa muatan berlebih. Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena, Dr. Ir. Zepnat Kambu, S.T., M.T., dan Penjabat Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, S.H., M.AP., di Abepura. Menurut Bupati Nahor, keberadaan jembatan timbang akan menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan yang dibangun dengan anggaran negara.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Nahor menegaskan bahwa kendaraan angkutan barang harus mematuhi batas tonase yang telah ditetapkan agar jalan yang baru dibangun tidak cepat mengalami kerusakan. Pemerintah Kabupaten Yalimo telah membangun komunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR agar pembangunan jembatan timbang dapat direalisasikan di Distrik Benawa sebagai pintu masuk menuju Provinsi Papua Pegunungan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan pembangunan Jalan Trans Papua sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas angkutan barang.

Jembatan timbang merupakan fasilitas yang berfungsi menimbang kendaraan beserta muatannya untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan kelas jalan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Selain berfungsi sebagai sarana pemantauan terhadap arus angkutan barang, fasilitas ini juga menjadi instrumen penindakan terhadap kendaraan yang membawa muatan melebihi batas yang diizinkan sehingga dapat mencegah kerusakan jalan. Kehadiran jembatan timbang akan memberikan perlindungan terhadap investasi pemerintah dalam pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi konektivitas Papua.
Menurut Bupati Nahor Nekwek, manfaat jembatan timbang tidak hanya terbatas pada pengawasan tonase kendaraan, tetapi juga dapat mendukung pengawasan keamanan di wilayah perbatasan. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh aparat keamanan untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan guna mencegah penyelundupan minuman keras, narkotika, senjata api, dan berbagai barang terlarang lainnya. Dengan demikian, jembatan timbang di Distrik Benawa diharapkan menjadi pusat pengawasan terpadu yang mendukung keselamatan perjalanan sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Yalimo juga terus memperkuat koordinasi dengan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan di sepanjang jalur Trans Papua melalui rencana pembangunan pos-pos keamanan di Distrik Abenaho, Kota Elelim, dan Distrik Benawa. Selain pendekatan keamanan, pemerintah daerah tetap mengedepankan kerja sama dengan tokoh agama, gereja, dan masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Yalimo. Sinergi antara pembangunan infrastruktur, pengawasan transportasi, dan penguatan keamanan diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta menghadirkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Papua Pegunungan.







